Blog ini berisi tentang kumpulan soal-soal, beberapa ilmu pelajaran sekolah, pengembangan diri, dan berbagi pengalaman atau cerita yang bisa membangun mental positif, serta informasi-informasi berguna lainnya.

Minggu, 06 Mei 2012

Pidato Menteri Negara Lingkungan Hidup 31 Mei 2007


 

Assalamualaikum wr. wb.,
Salam sejahtera bagi kita semua.
Yang saya  hormati Bapak Wakil Presiden RI, Para Gubernur  atau yang mewakili.
Hadirin yang berbahagia, puji syukur ke  hadirat Tuhan Yang Maha Esa, karena kita dapat  berkumpul di taman Wisata Mekarsari dalam acara  Pembukaan Pekan Lingkungan Hidup 2007. Hari  ini terasa istimewa karena kita berkumpul di alam  terbuka sebagai salah satu acara dari rangkaian  peringatan Hari Lingkungan Hidup Sedunia yang  bertemakan “Iklim Berubah, Waspadalah Terhadap  Bencana Lingkungan!” Tema ini sangat penting untuk mengingatkan  kita bahwa saat ini, sedang terjadi perubahan iklim  secara global akibat meningkatnya gas rumah kaca  yang berlebihan akibat pembakaran bahan bakar  fosil oleh penduduk dunia. Pemanasan global yang  diikuti dengan perubahan iklim menyebabkan pola  curah hujan berlebihan atau sebaliknya kemarau  yang panjang. Akibatnya muncul berbagai bencana,  seperti banjir, longsor, peningkatan penyakit  epidemik,  dan  perubahan musim tanam yang  membahayakan dan merugikan manusia. Sesuai dengan hasil penelitian para ahli,  perubahan iklim juga membawa risiko kepunahan tumbuhan dan hewan sekitar 20–30 persen.  
Sebagai salah satu negara yang mempunyai keanekaragaman hayati terbesar di dunia, Indonesia  dijuluki Megadiversity country yang mempunyai 12  persen mamalia dunia, 17 persen jenis burung di  dunia, peringkat ke-4 primata dunia, dan peringkat  dunia ke-6 amfbi. Untuk mengurangi kepunahan  keanekaragaman hayati, Indonesia harus mempunyai  kebijakan konservasi terhadap semua sumber daya  keanekaragaman hayati. Hal itu termasuk sumber  daya genetik ternak dan tanaman pertanian. Semua  itu guna pemenuhan kebutuhan manusia di masa  mendatang. Partisipasi seluruh pihak, seperti  masyarakat umum, dunia usaha, lembaga penelitian,  pemerintah dalam upaya menyelamatkan ekosistem  sebagai habitat semua spesies sangat diperlukan.
Bersama ini, perkenankan saya untuk mengutip  apa yang disampaikan Bapak Wakil Presiden Republik  Indonesia dalam lawatannya ke Jepang kemarin. Beliau  mengatakan bahwa Indonesia mengajak negara- negara dunia untuk bersama-sama menanggulangi  permasalahan pemanasan global. Ditambahkan pula  bahwa Indonesia akan berupaya maksimal untuk  melestarikan hutan dan lahan. Oleh karena hutan  Indonesia merupakan paru-paru dunia, harus ada  tanggung jawab negara-negara lain dalam melestarikan  hutan dan pencemarannya. Hadirin yang saya hormati, Sejalan dengan itu, pada acara ini akan di lakukan penanaman pohon khas dari berbagai  provinsi di Wahana Puspa Daerah, Taman Wisata  Mekarsari oleh Bapak Wakil Presiden Republik  Indonesia bersama para Gubernur.
Hal ini merupakan  upaya konservasi dan edukasi bagi pelajar, pendidik,  serta masyarakat umum untuk mengenali keindahan  dan kekayaan hayati Indonesia yang khas dan yang  terdapat di seluruh pelosok Indonesia. Sebagai wadah untuk meningkatkan penge- tahuan masyarakat dalam mengelola lingkungan,  Pekan Lingkungan Indonesia ini diharapkan dapat  menjadi sarana untuk menggalang partisipasi masyarakat Indonesia untuk turut serta mengurangi  emisi gas rumah kaca untuk. Untuk meminimalkan  pemanasan global yang memicu perubahan iklim,  diharapkan kita dapat mengubah sikap dan perilaku  kita sehari-hari. Hal ini diperlukan karena pada tanggal  3–14 Desember 2007 di Denpasar, Bali, Indonesia  akan menjadi tuan rumah pelaksanaan Conference of  Parties  (COP)  United Nations Framework Convention  on Climate Change (UNFCCC).
Pada kesempatan  ini, Indonesia akan berperan besar dalam diplomasi  internasional untuk membela kepentingan lingkungan  nasional dan global. Mari kita tunjukan kepada dunia,  bahwa masyarakat dan pemerintah Indonesia telah  melakukan adaptasi dan mitigasi sebagai antisipasi  perubahan iklim yang dapat membawa bencana  lingkungan. Hadirin yang berbahagia, Selama Pekan Lingkungan Indonesia 2007,  diadakan kegiatan seperti "Ajang Kreasi Siswa di Bidang  Lingkungan melalui Teknologi Informasi" yang diikuti  oleh sekitar 1000 siswa, "Kemah hijau" yang diikuti  oleh 300 siswa, berbagai dialog, seminar, lokakarya,  dan pameran lingkungan hidup yang berlangsung di  Jakarta Convention Center.
Pada tahun ini, pameran  lingkungan diikuti oleh 208 organisasi atau lembaga   yang terdiri atas berbagai kelompok masyarakat  seperti kelompok perempuan, pemuda, penyandang  cacat, organisasi masyarakat, dunia usaha, perguruan  tinggi dan instansi pemerintah pusat maupun  perwakilan berbagai berbagai pemerintah daerah.  Pada kesempatan ini pula jalinan kerja sama dengan  mitra-mitra lingkungan semakin dieratkan dengan  dilakukannya berbagai kesepakatan bersama dengan  asosiasi profesi, seperti Persatuan Guru Republik  Indonesia dan Ikatan Arsitek Landsekap Indonesia.
Hadirin yang berbahagia,
Terima kasih disampaikan kepada semua  pihak baik penyelenggara, peserta kegiatan, peserta  pameran maupun pengunjung dari berbagai daerah  di seluruh Indonesia yang turut berpartisipasi dalam  Pekan Lingkungan Indonesia 2007.  Selanjutnya, saya mohon kesediaan Bapak Wakil  Presiden Republik Indonesia untuk menanam pohon  daerah bersama-sama para Gubernur. Setelah itu,  Bapak Wakil Presiden dimohon untuk  memberikan  sambutan yang menandai diresmikannya Pekan  Lingkungan Indonesia 2007. Kemudian, Bapak  dimohon untuk melakukan peninjauan kemah hijau \ dan pameran buah-buahan.
Wassalammualaikum wr. wb.
Mekarsari, 31 Mei 2007
Menteri Negara Lingkungan Hidup,
Ir. Rachmat Witoelar.

( Sumber: :  BSE-Bahasa indonesia SMA Kelas XII_Adi Abdul S )

Reaksi:

0 komentar:

Posting Komentar

Semoga Blog Mutiara Gratis ini dapat bermanfaat bagi kita semua. Aamiin..
Jika ada kekurangan pada blog ini silahkan memberikan komentarnya. Komentar dari sahabat sangat saya harapkan. Terimakasih .